Atas fenomena langka tersebut, beberapa
nelayan menjadi enggan untuk melaut, karena takut akan adanya bahaya
yang ditimbulkan dari perubahan warna air laut. Ahmad Ali selaku tokoh
masyarakat setempat menyatakan bahwa, perubahan warna air laut dari biru
menjadi merah darah secara tiba-tiba membuat masyarakat heboh dan
terkejut,
“Hampir seluruh masyarakat di pulau ini dibuat geger saat melihat air laut berubah seperti darah”, Ungkap pria tersebut.
Fenomena unik dan langka tersebut lantas
menimbulkan beragam spekulasi miring oleh masyarakat yang menetap di
pulau kecil kawasan Kep. Banda tersebut. Banyak orang menganggap bahwa
perubahan warna air tersebut merupakan pertanda buruk akan datangnya
bencana. Namun, meski demikian masyarakat tetap berharap tidak akan
terjadi hal buruk kedepannya. Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak
diinginkan, beberapa pihak menghimbau agar masyarakat tetap waspada
dengan fenomena tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar